Pendahuluan
Dalam sistem Internet of Things (IoT), komunikasi antar perangkat menjadi aspek yang sangat krusial. Perangkat sensor, gateway, hingga aplikasi cloud harus dapat bertukar data secara efisien dan real-time. Salah satu protokol komunikasi yang paling populer untuk kebutuhan tersebut adalah MQTT (Message Queuing Telemetry Transport).
MQTT dirancang sebagai protokol lightweight messaging dengan model publish–subscribe yang sangat efisien untuk perangkat dengan keterbatasan bandwidth dan resource (Banks & Gupta, 2014). Karena karakteristik ini, MQTT banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti:
- Smart home
- Industrial IoT
- Smart city
- Monitoring sensor
- Smart agriculture
Untuk menjalankan sistem MQTT diperlukan sebuah broker yang berfungsi sebagai perantara komunikasi antara publisher dan subscriber.
Salah satu broker MQTT yang paling populer saat ini adalah:
EMQX merupakan broker MQTT berperforma tinggi yang mampu menangani jutaan koneksi perangkat IoT secara simultan. Selain versi self-hosted, EMQX juga menyediakan layanan EMQX Cloud, yaitu broker MQTT yang dikelola sepenuhnya di cloud.
Artikel ini membahas cara menggunakan EMQX Cloud untuk membangun MQTT broker IoT, mulai dari proses pendaftaran akun hingga pengujian komunikasi client.
Apa Itu EMQX Cloud?
EMQX Cloud adalah layanan managed MQTT broker yang memungkinkan pengembang menjalankan infrastruktur MQTT tanpa harus mengelola server sendiri.
Beberapa keunggulan EMQX Cloud antara lain:
- Deployment broker hanya dalam beberapa menit
- Skalabilitas hingga jutaan koneksi IoT
- Monitoring real-time
- Security melalui TLS, authentication, dan authorization
- Integrasi dengan berbagai layanan cloud
Dengan menggunakan EMQX Cloud, pengembang dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi IoT tanpa harus mengelola infrastruktur broker.
Arsitektur Dasar MQTT
Sebelum masuk ke tutorial, penting memahami konsep komunikasi MQTT.
Dalam MQTT terdapat tiga komponen utama:
1. Publisher
Perangkat atau aplikasi yang mengirimkan pesan ke broker.
2. Subscriber
Perangkat atau aplikasi yang menerima pesan dari broker.
3. Broker
Server yang bertugas mendistribusikan pesan dari publisher ke subscriber.
Model komunikasi MQTT:
Publisher → Broker → Subscriber
Pesan yang dikirim memiliki topic, dan subscriber hanya menerima pesan yang sesuai dengan topic yang dilangganinya.
Contoh topic MQTT:
sensor/temperature
home/livingroom/light
factory/machine1/status
Langkah 1 — Registrasi Akun EMQX Cloud
Langkah pertama adalah membuat akun pada platform EMQX Cloud. Buka halaman https://www.emqx.com/ lalu klik Start Free kemudian pilih yang Serverless.
Proses registrasi dapat dilakukan dengan beberapa metode login:
- Email dan password
- GitHub
- Google account
Pada tutorial ini digunakan metode Login menggunakan Google.
Setelah proses autentikasi berhasil, pengguna akan diminta mengisi informasi tambahan seperti:
- Nama
- Perusahaan
- Negara
- Nomor telepon
Informasi ini digunakan untuk konfigurasi akun EMQX Cloud.
Langkah 2 — Membuat Project EMQX Cloud
Setelah login berhasil, pengguna akan diarahkan ke EMQX Cloud Console.
Langkah selanjutnya adalah membuat Project.
Project berfungsi sebagai workspace untuk mengelola resource seperti:
- MQTT broker
- data pipeline
- monitoring
- database integrasi
Contoh konfigurasi project:
Project Name : SMART X
Note : In Harmonia Progressio

Langkah 3 — Deployment MQTT Broker
Setelah project dibuat, langkah berikutnya adalah membuat deployment broker MQTT.
EMQX Cloud menyediakan beberapa tipe deployment:
Serverless
Cocok untuk development dan testing.
Dedicated Flex
Cluster MQTT khusus untuk kebutuhan produksi.
BYOC (Bring Your Own Cloud)
Deployment pada cloud milik pengguna.
Pada tutorial ini digunakan konfigurasi:
Plan : Serverless
Region : Asia-Pacific
Sessions : 1000
Protocol : MQTT over TLS
Setelah deployment selesai, EMQX Cloud akan menyediakan endpoint koneksi broker.
Contoh endpoint:
mqtts://xxxxxxxx.ala.asia-southeast1.emqxsl.com
Port yang digunakan:
8883 → MQTT TLS
8084 → MQTT WebSocket
Langkah 4 — Konfigurasi Authentication dan Authorization
Untuk meningkatkan keamanan broker, EMQX menyediakan fitur Access Control.
Authentication
Digunakan untuk memverifikasi identitas client.
Contoh konfigurasi:
Username : sandimulyadi
Password : ********

Authorization
Digunakan untuk mengatur hak akses client terhadap topic tertentu.
Contoh rule:
Topic : EL5183/TOPIC
Permission : Allow
Action : Publish & Subscribe
Dengan konfigurasi ini hanya client yang memiliki kredensial tersebut yang dapat mengakses topic tersebut.

Langkah 5 — Uji Client MQTT menggunakan MQTTX
Untuk menguji koneksi MQTT broker digunakan aplikasi client:
MQTTX (klik untuk menuju halaman download)
MQTTX adalah tool open-source yang memudahkan pengujian publish dan subscribe MQTT.

Konfigurasi koneksi
Host : xxxxxxxx.ala.asia-southeast1.emqxsl.com
Port : 8883
ClientID : smsrv_desktop
Username : sandimulyadi
Password : ********
TLS : Enabled
Membuat Subscription
Topic yang digunakan:
EL5183/TOPIC
QoS level:
QoS 1 (At least once)

Publish pesan
Contoh payload JSON:
{
"hello": "world"
}Ketika pesan dipublish, subscriber akan menerima pesan yang sama melalui broker.
Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme publish–subscribe MQTT telah berjalan dengan baik.

Analisis Implementasi
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa EMQX Cloud mampu menyediakan infrastruktur MQTT broker dengan deployment yang sangat cepat.
Beberapa keunggulan utama:
- Deployment broker hanya membutuhkan beberapa menit
- Mendukung keamanan TLS
- Sistem authentication dan authorization mudah dikonfigurasi
- Skalabilitas tinggi untuk sistem IoT
Pendekatan ini sangat cocok untuk:
- prototyping IoT
- smart home system
- sensor monitoring
- industrial IoT
Kesimpulan
EMQX Cloud merupakan solusi praktis untuk membangun sistem komunikasi IoT berbasis MQTT tanpa harus mengelola server broker sendiri.
Dengan mengikuti langkah-langkah dalam tutorial ini, pengguna dapat:
- Membuat akun EMQX Cloud
- Membuat project dan deployment broker
- Mengatur keamanan client
- Menguji komunikasi MQTT menggunakan MQTTX
Pendekatan ini memungkinkan pengembang membangun sistem IoT yang scalable, aman, dan mudah dikelola.
Referensi
- Banks, A., & Gupta, R. (2014). MQTT Version 3.1.1 Specification. OASIS.
- EMQX Team. (2026). EMQX Documentation. https://docs.emqx.com
- Hunkeler, U., Truong, H., & Stanford-Clark, A. (2008). MQTT-S: A publish/subscribe protocol for Wireless Sensor Networks. IEEE.











